Universitas yang Menghasilka Ilmuan – Ilmuan Besar di Maroko – Pendidikan dapat di jadikan sebagai salah satu destinasi  pengeluaran macau wisata yang menarik. Selain memperbanyak penalaman, destinasi pendidikan juga dapat memberikan sumbangan pengetahuan yang lebih besar untuk setiap individu. Yang satu ini destinasi wisatanya bersifat pendidikan dan pengetahuan. Yang akan menjelajahi kampus-kampus di Maroko yang hebat dan bersejarah serta melahirkan Ilmuan-ilmuan besar seperti: Ibnu Khaldun, Ibnu Sina dan Ibnu Batuta. Oke deh teman-teman kami akan memberikan informasinya yaitu:

Universitas Sidi Mohammed Ben Abdellah Fes

Universitas ini didirikan pada tanggal 11 syawal 1395 H. / 17 oktober 1975 M., dengan memakai nama salah seorang raja besar dari dinasti Alawiyah, Sultan Sidi Mohammed ben Abdullah yang lahir pada tahun 1134 H. / 1721 M. Dan wafat pada tahun 1204 H. / 1790 M. Beliau dikenal sebagai seorang pembaharu pendidikan, pengarang buku dan cendikiawan.

Pada mulanya universitas slot spaceman ini merupakan cabang dari lembaga-lembaga yang bernaung dibawah universitas mohammed V rabat. Ketika diresmikan sebagai universitas yang berdiri sendiri, universitas ini berkembang dengan berdirinya beberapa fakultas dan sekolah tinggi, serta beberapa lembaga untuk mengimbangi semakin meningkatnya kebutuhan pasar di kehidupan modern ini. Dan Universitas ini telah memberikan kontribusi yang cukup besar bagi peradaban di Maroko terutama di bidang pendidikan karena, universitas ini merupakan bagian dari universitas pionir pendidikan di dunia dengan riset-risetnya yang mutakhir terutama di bidang pendidikan, psikologi, dan agama.

Institut Dar Al-Hadits Al-Hissaniyah

Kampus ini dibangun di negara Maroko yang merupakan lembaga pendidikan agama Islam terkemuka di maroko. Peranannya sangat penting dalam menjaga ajaran islam dari pengaruh imperealisme Barat. Universitas ini difungsikan sebagai benteng oleh negara Maroko untuk melindungi masyarakatnya dari pengaruh budaya barat yang dapat merusak moral masyarakat Maroko serta merubah struktur kebudayaan, yang telah mengikat dan mengakar di masyarakat. Dan perubahan inilah yang tidak di inginkan oleh raja Hasan II

Universitas ini Berdiri pada bulan Nopember 1964, berdasarkan SK Raja Hassan II tanggal 26 Ramadan 1383 H. Dengan demikian, dar al-hadits bisa dikatakan sebagai lembaga pertama yang didirikan langsung oleh Raja Hassan II sejak beliau naik Tahta kerajaan maroko, pada tahun 1962.

Begitu besar harapan raja hassan II akan peran dar al-hadits dalam meningkatkan mutu pendidikan islam di maroko. Sebagai komitmen dari hal tersebut, raja Hassan II tidak segan-segan mengeluarkan anggaran khusus dari istana kerajaan untuk menopang kelangsungan lembaga ini. Secara Etimologi nama “dar al-hadits” diilhami dari istilah „hadits“ yang berarti „kata dan perbuatan Rasulullah SAW”, sedangkan “dar” berarti “rumah”. Nama ini sebenarnya mengisyaratkan betapa raja hassan II memiliki perhatian penuh pada jejak langkah rasulullah SAW yang diyakini oleh penduduk maroko sebagai kakek Raja Hassan II. Dan kampus ini bukan hanya sekedar lembaga pendidikan tetapi merupakan wadah spritual bagi kaum intelektual muslim di Maroko.

Universitas Quaraouiyine

Universitas Quarauiyine adalah Universitas tertua di Maroko Universitas ini dibangun Oleh fatimah al fahriyah, seorang imigran dermawan berasal dari sebuah kota di tunisia bernama Al Qairouan. Nama universitas ini diambil dari asal mula lahirnya sang pendiri universitas tersebut, universitas ini bermula dari sebuah masjid yang sederhana yang hanya digunakan untuk beribadah dan melaksanakan majlis talim yang diisi oleh para ulama dan fuqaha yang ahli dalam bidangnya. Baik ilmu Aqidah, Fiqh, Tasawuf, Ilmu Kalam, dan Ilmu Alquran dan Hadits. Metode pembelajaran yang dilakukan masih menggunakan metode hafalan dan pemahaman melalui ceramah para ulama. Dan para hadirin yang mengikuti pengajian di masjid tersebut berasal dari berbagai lapisan masyarakat yang memilki keinginan untuk belajar ilmu agama di qurauiyin. Berkembangnya masa demi masa Masjid Quarauiyine yang dulunya hanyalah bangunan ibadah yang sederhana sekarang telah tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang besar dan tertua di dunia setelah Universitas Al-azhar Kairo.

Quarauiyine yang dulu hanya membukak fokus pendidikan di bidang agama sekarang telah membukak pendidikan di bidang musik, kimia, pengobatan, astronomi, pembelajaran debat politik, serta ilmu alam. Dilengkapi dengan perpustakaan yang lengkap dengan literatur yang disusun oleh para ulama terkemuka. Seperti Ibnu Khaldun (penulis buku Muqaddimah) dan dari Eropa merupakan almamater universitas ini. Salah satu alumnus terkenal universitas ini yang berasal dari Barat adalah Paus Silvester II, Pemimpin Vatikan yang diketahui sebagai pencipta angka Arab-Latin sekaligus pakar budaya dan sejumlah ilmu seperti matematika dan astronomi. Pada abad pertengahan Setelah perluasan bangunan selesai, para akademisi di Fez mendapatkan tempat lebih baik untuk belajar dan menjalankan aktivitas riset ilmiah. Universitas ini lalu menjadi magnet bagi para pelajar di seluruh penjuru dunia kala untuk menempuh pendidikan di Al Qarawiyyin.

Universitas Hasan II Casablanca

Universitas ini adalah universitas yang berada di kota Casablanca. Kota yang dijadikan sebagai pusat Industri dan perekonomian di Maroko yang bergerak di sektor Industri Modern. Universitas ini mengambil dari nama seorang raja terkemuka di Maroko yang bernama Raja Hasan II yang memimpin Maroko dari 1961-1999. Dan Universitas ini dijadikan sebagai lambang kebangkitan dan pembangunan bangsa Maroko yang mampu berjuang melawan penjajah Eropa.

Pada mulanya univeristas ini merupakan cabang dari universitas mohamed V di rabat sampai tahun 1975, saat diresmikan menjadi univeristas tersendiri dan mempunyai cabang di kota mohammedia. Pada tahun 1989, universitas ini dibagi menjadi dua, yaitu universitas hassan II di ‘Ain chok casablanca, dan univeristas hassan II di Casablanca. Dan Universitas ini memiliki lima Fakultas di dua kota berbeda tersebut. Seperti: Fakultas Hukum, Sosial, Ekonomi. Berada di kota Ain Syuq, Fakultas Kedokteran di Ain Syuq, Fakultas Sains di Ain Syuq, dan Fakultas Sastra dan Humaniora di Casablanca. Universitas Hasan II memiliki kelebihan baik di bidang literatur maupun di bidang riset ilmiah. Di bidang literatur universitas ini banyak menyimpan karya tulis milik ilmuan terdahulu dan manuskrip-manuskrip kuno yang bersifat original. Dari riset Ilmiah Universitas ini banyak yang telah mengkodifikasikan penelitian-penelitian Ilmiah yang dilakukan para civitas akademikanya dan Ilmuannya mengenai data-data Arkeologi baik pada zaman purba hingga zaman modern